ANALISIS

BBM Naik, Dahlan Bantu Warga Miskin Rp300 M

Dana dari CSR BUMN itu akan digunakan untuk menggelar pasar murah.

ddd
Kamis, 8 Maret 2012, 16:59 Syahid Latif, Iwan Kurniawan
Menteri BUMN Dahlan Iskan saat menjajal kereta rel listrik (KRL)
Menteri BUMN Dahlan Iskan saat menjajal kereta rel listrik (KRL) (Antara/ Sultan)

VIVAnews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan perusahaan milik pemerintah siap menyediakan anggaran Rp300 miliar untuk menggelar pasar murah. Langkah itu merupakan antisipasi BUMN terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Dananya bisa dari mana saja, tanggung jawab sosial masyarakat (CSR), program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL), dan lain-lain," kata Dahlan di Jakarta, Kamis, 8 Maret 2012.

Dahlan menjelaskan dana ratusan miliar tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat sekitar 400 pasar murah yang tersebar di Indonesia. Ia berharap keberadaan pasar murah ini bisa membantu meringankan beban masyarakat miskin.

Untuk di kawasan ibukota, BUMN rencananya akan menyasar 20 titik penyelenggaraan pasar murah. Pelaksanaan pasar murah nantinya dilangsungkan setelah kenaikan harga BBM diumumkan.

"Misal harga di pasar Rp8.000, di pasar murah mungkin bisa 30 persen lebih murah," katanya.

Pada kesempatan itu, Dahlan juga mengajak kalangan media massa untuk menggelar aksi pasar murah untuk membantu masyarakat kecil yang terkena dampak kenaikan BBM.

Alasan mantan pemilik koran terbesar di Jawa Timur menggandeng media massa dikarenakan pelaku media lebih mengetahui titik-titik mana saja yang pantas menggelar pasar murah. "Pada prinsipnya, media itu nanti menjadi penyelenggara pasar murah," kata.

Saat ini Kementerian BUMN telah membuka pembicaraan awal dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menggelar pasarmurah ini. Pasar murah ini rencananya akan berlangsung selama satu bulan setelah kenaikan harga BBM.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyatakan dana CSR BUMN harus mati-matian membantu masyarakat miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kendati mengimbau, Dahlan memastikan Kementerian BUMN tidak akan ikut campur urusan penyaluran dana CSR BUMN. Namun untuk sekali ini, kementerian BUMN akan mengkoordinasikan penyaluran dana CSR kepada masyarakat sesuai permintaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Masing-masing BUMN tidak boleh egois demi bangsa," jelasnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
werewolf
12/03/2012
Ide bagus si Pak. cuma tolong diperhitungkan juga kalo ada pasar murah, nanti yg dateng brp banyak. pengalaman orang kasi zakat dan daging kurban yang datang buanyak.. pada keinjek2. kasian Pak.
Balas   • Laporkan
anak_pejabat | 12/03/2012 | Laporkan
kl mslh itu bilang ke polisinya bro, gak mungkin kn msh mr dahlan jg yg ngurusi mslh kykgt :)


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru