Dahlan Iskan Curhat Soal "Gembala" Kambing
Ketidakadilan yang pernah dirasakan itu terjadi di saat kedua orang tuanya menjadi petani.
Dahlan Iskan curhat soal kambing keluarga saat berdialog dengan petani di Sukabumi. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menyambangi dan berdialog dengan masyarakat serta petani di Desa Tegalega, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jumat 4 Mei 2012.
Saat berdialog dengan salah seorang petani sayur Jajang (45), ia mempertanyakan ketidakadilan dari pihak bank terhadap para petani mengenai proses kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Saya tidak bisa berkomentar tentang sulitnya petani mendapatkan kucuran kredit, karena memang banyak persyaratan yang harus dipenuhi," ungkap Dahlan di hadapan petani Warungkondang.
"Yang saya tahu, biasanya kebanyakan akibat kurang tertibnya administrasi dari petani. Namun, saya akan sampaikan permasalahan ini ke atas agar ada kompensasi, terutama bagi petani," ungkapnya di hadapan petani Warungkondang.
Dahlan pun menceritakan ketidakadilan yang pernah dirasakan keluarganya, di saat kedua orang tuanya bekerja sebagai buruh tani. "Waktu itu, petani sangat sulit mendapatkan bantuan dari pemerintah, berbeda dengan pengusaha yang begitu gampang mendapat kucuran bantuan dari pemerintah maupun bank," ujarnya.
Dia melanjutkan, cerita salah satu bentuk ketidakadilan yang dialami orang tuanya dulu. "Bapak saya mengembala kambing milik seorang juragan di kampung. Tidak ada upah sepeser pun, hanya dibayar jika kambing beranak. Kalau ada dua anak kambing, satu untuk juragan, sisanya hak pengembala," tuturnya.
Namun, setelah berbulan-bulan memelihara kambing, anak kambing tidak pernah didapatkan, karena kambing betina itu keburu dijual sang juragan saat bunting. "Ini sangat tidak adil," ujarnya.
Untuk itu, Dahlan berjanji akan mencarikan solusi mengenai berbagai permasalahan ketidakadilan yang selama ini membebani petani. Serta akan membawa masukan dari keluhan petani ini ke pusat dan disampaikan pada instansi yang berwenang, sehingga muncul berbagai kebijakan baru yang lebih pro petani. (art)
- Info Momentum
- 40% Manusia Terinfeksi "Parasit Pengontrol Pikiran"
- Misteri Harta Karun 8 Ton Suku Maya
- Misteri Orang Sumeria dari Planet Nibiru
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- FOTO: Paola Cazzola, Pembalap Wanita Cantik Pertama di Dunia
- Sum Kuning, Kasus Pemerkosaan Misterius di Indonesia
- FOTO: Kucing Bersayap dari China



