Atur Pembatasan BBM Bersubsidi Lewat Kupon
Jatah kupon yang diberikan tidak boleh melebihi jatah yang diberikan sebelumnya.
Jero Wacik: Jatah kupon yang diberikan tidak boleh melebihi jatah yang diberikan sebelumnya. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyarankan penerapan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di jajaran pemerintah dengan menggunakan kupon. Nantinya, setiap kementerian dan lembaga (K/L) menentukan berapa besaran kupon yang diberikan.
"Nanti dikasih kupon," ujar Menteri ESDM, Jero Wacik, di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis 10 Mei 2012.
Meski ditentukan instansi masing-masing, Jero menegaskan, jatah kupon yang diberikan tidak boleh melebihi jatah yang diberikan sebelumnya. "Isi kuponnya kalau sebelumnya Premium, maka jumlah uangnya ya segitu dalam Pertamax," tambahnya.
Menurut Jero, upaya itu harus dilakukan oleh K/L beserta jajarannya di seluruh Indonesia, khususnya bagi daerah-daerah yang stasiun pengisian bahan bakar umumnya telah menyediakan Pertamax.
"Kalau di daerah yang sudah ada Pertamax, seluruh kendaraan pemerintah tidak boleh gunakan BBM bersubsidi," tuturnya.
Sebelumnya, Jero Wacik menegaskan, tidak akan menambah kuota BBM bersubsidi di setiap daerah yang kuotanya habis. Kementerian ESDM justru tengah fokus mengendalikan distribusi BBM bersubsidi agar tidak melebihi kuota. Lengkapnya, silakan buka tautan ini. (art)
- Info Momentum
- Misteri Pembunuhan Presiden Kennedy Dengan Proyek UFO Rahasia
- Kawah Patomski, Kawah Misterius Bentukan Alien di Tengah Hutan Rusia
- "The Count" Penipu Ulung Paling Lihai di Dunia
- Hasta Brata, Misteri Ilmu Kepemimpinan Jawa
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Misteri Suara Denting Lonceng Di Komplek Pemakaman Menteng Pulo
- FOTO: Cantiknya Rosnita Putri Wanita Teman Dekat Arya Wiguna



