Hatta Ajak Masyarakat Cegah Kebocoran BBM
Ajakan penghematan itu didahului oleh pemerintah pada 1 Juni 2012.
Ilustrasi penghematan BBM oleh pemerintah (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, berharap penerapan kebijakan penghematan energi pada 1 Juni 2012 dapat dijalankan dengan baik. Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral fokus untuk menyosialisasikan agar pengumuman dan pemberlakuan tidak menimbulkan penyimpangan.
"Karena sebetulnya penghematan itu bisa dijalankan. Tidak ada pembatasan untuk kendaraan 1.500 cc, tahun pembuatan, ataupun apa. Tapi, perlu kami mengajak seluruh masyarakat untuk berhemat, didahului dengan pemerintah," kata Hatta Rajasa di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 10 Mei 2012.
Hatta memastikan, mulai bulan depan kendaraan pemerintah dan BUMN tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. "Jadi, nanti kami mengharapkan semua bisa menyadari bahwa kuota itu perintah undang-undang. Jadi, tidak bisa kami meminta menambah kuota seenaknya," ujarnya.
Sesuai UU, Hatta menambahkan, kuota sebesar 40 juta kiloliter. Maka, apabila ada permintaan penambahan kuota, harus berkompromi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Kita harus disiplin dan mencegah kebocoran, karena kebocoran itu ditengarai cukup besar," tegasnya.
Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan pembatasan BBM bersubsidi pada Rabu, 23 Mei 2012. Kebijakan yang akan diberlakukan terhadap mobil pelat merah dan penghematan listrik di kantor pemerintahan itu berlaku pada 1 Juni 2012. (art)
- Info Momentum
- Efek Music Mozart Terhadap Kesehatan dan Kecerdasan
- Memori Otak Bisa Disimpan dalam Hardisk
- Misteri Kasus Frederick Valentich Diculik UFO
- Misteri Dibalik Uang Pecahan 20 Dollar Amerika
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Kisah Misteri Penyebab Kecelakaan di Gunung Lipan Kalimantan
- FOTO dan VIDEO : Darin Mumtazah Pelajar Cantik Simpanan Lutfi Hasan



