ANALISIS

Menristek: Mengapa RI Butuh Mobil Listrik

Empat perguruan tinggi yakni UGM, UI, ITS dan ITB akan memproduksi massal mobil ini.

ddd
Sabtu, 26 Mei 2012, 07:08 Arfi Bambani Amri
Sebuah bengkel mobil listrik di Depok
Sebuah bengkel mobil listrik di Depok (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Pemerintah mengusung mobil listrik karya anak bangsa dari 4 universitas yakni Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh November dan Institut Teknologi Bandung menjadi mobil nasional.

Mobil ini diharapkan bisa menjadi solusi krisis energi yang dihadapi Indonesia saat ini. Selain menjadi solusi, mobil tersebut juga dinyatakan sebagai mobil yang ramah lingkungan.

“Saya, selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi selalu mengimbau agar produk yang dibuat anak bangsa harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini," kata Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, dalam siaran pers yang diterima VIVAnews, Sabtu 26 Mei 2012.

"Kenapa mobil listrik ini sangat dibutuhkan? Pertama, karena bisa menjadi solusi terhadap krisis energi. Kedua, ramah lingkungan, dan ketiga, efisien," kata Gusti. "Semoga dengan adanya dukungan dari Presiden mobil ini cepat terealisasi,” kata Gusti Muhammad Hatta.

Menurut Gusti produksi massal mobil bertenaga listrik tersebut akan disusun bersama pakar mobil listrik dari empat perguruan tinggi.

“Agar mobil itu siap digunakan, kami juga akan mengadakan penelitian yang komprehensif, termasuk bagaimana memproduksi baterai dan insfrastruktur pengisian listrik yang mesti tersedia dengan baik. Infrastruktur stasiun isi ulang baterai harus dibuat. Kalau tidak, bagaimana mobil bisa jalan jauh," kata Menristek.

Mobil listrik yang efektif dan efisien ini diharapkan menggantikan mobil yang berbahan bakar fosil (BBM) yang semakin hari semakin berkurang. “ Yang dibutuhkan Indonesia saat ini dan ke depannya adalah mobil bertenaga listrik. Karena efisien dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa. Dan, yang paling utama adalah mobil listrik tidak menghasilkan emisi kendaraan bermotor,” kata Gusti. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kapolsek
26/05/2012
Ajak juga tuh raksasa otomotif Astra sama Indomobil bikin mobnas listrik. Sesekali investasi buat kendaraan dg trademark bangsa sendiri mengingat mereka selama ini udah untung besar.
Balas   • Laporkan
bolo_sewu
26/05/2012
Ayo cepat di realisasikan sudah lama kita hanya jadi penonton di negeri sendiri buktikan kita bisa...! dan memang kita bisa..! semua komponen bangsa bersatu pasti negara ini maju PINDAD, PT DI, PT PAL diberdayakan jaya selalu Indonesiaku.
Balas   • Laporkan
sowhat
26/05/2012
di acara tv luar "top gear" pernah dibahas tentang mobil listrik merek tesla. Awalnya memang menjanjikan tetapi waktu listriknya habis, waktu pengisiannya sampai 8 jam. Kebayang klo abis di jalan....wkwkw....
Balas   • Laporkan
kun19
26/05/2012
Teknologi mobil listrik sebenarnya sudah lawas, yg mana yg harus dikembangkan ialah efisiensi dan sarana pendukung dari mobil listrik itu, jadi tugas kita adalah mengembangkan mobil listrik itu ke tingkat yg layak pakai dan efisien...
Balas   • Laporkan
izzuddinrhoma
26/05/2012
Produksi listrik untuk saat ini sebagian kecil masih menggunakan minyak bumi. sisanya sudah menggunakan batu bara dan sumber lain. mungkin di tahun2 mendatang kita bisa menggunakan tenaga angin seperti amerika atau ombak.
Balas   • Laporkan
dulkamid
26/05/2012
Tapi jamin ya Pak Dahlan. Kalau saya lagi ngecas itu mobil, listrik PLN tidak byar pet. Soalnya sejak Pak Dahlan tidak jadi Dirut PLN lagi, listrik di tempat saya sering byar pet sampai berjam jam.
Balas   • Laporkan
ibud
26/05/2012
Sepertinya ada beberapa orang yg kurang PD dan pesimistis di Indonesia,makanya dr dulu gk maju2,sukanya import,tp bisanya protes ke pemerintah melulu,gk bisa apa2.Semua itu butuh proses&prcaya diri.Kita punya bnyak potensi.Klo gk dimulai,trus kpn jalannya
Balas   • Laporkan
ibud | 26/05/2012 | Laporkan
Klo yg komen disini males mikir,males usaha,bisanya pasrah aja,lbh baik gak usah komen negatif dulu.Semua penemuan itu awalnya ya cuman mimpi dan gk masuk akal.Lbh baik sekolah dulu yg pinter biar otaknya lbh cerdas deh,dr pada psmimis melulu.
belakebenaran
26/05/2012
listrik itu pake BBM nggak, kl pake sama saja lari dari kandang macan tp mendekati kandang harimau
Balas   • Laporkan
riza.ekoyulianto | 26/05/2012 | Laporkan
kalo gw jawab gas dan nuklir pengganti BBM mas bro! pasti elu jawab gas bisa meledak nuklir bahaya radiasi. emang dasar, napa lah vivanews mau nerima member org2 yg pikirannya cekak2,,,
lucu komentar achmad tarmuji!!! hahaha... terimakasih utk hal yg belum dibuat dan blm jelas masa depannya. emangnya kamu mau beli pertama kali mobil listriknya??? mobil = mobile.. berapa lama tahan batre mobil listrik? berapa jauh? berapa harga? dll...
Balas   • Laporkan
abah_tea | 26/05/2012 | Laporkan
lucu komentar riosyahidin!!! hahaha...ngga ngerti arti ide .....
bambang6274 | 26/05/2012 | Laporkan
Orang2 seperti riosyahidin ini yg bikin indonesia gak maju2. Indonesia butuh orang2 inovatif, bukan pesimistis kaya kamu
saya sangat setuju, terima kasih pak gusti dan pak dahlan iskan yg telah membuat ide creatif bangsa ini lebih maju lagi
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru